Sign in

Sign up

  • Home
  • Trending
  • 6 Peraturan ini tak boleh dilanggar oleh wanita Saudi

6 Peraturan ini tak boleh dilanggar oleh wanita Saudi

By on June 14, 2018 0 14 Views

Datanglagi.com – Arab Saudi mulai melonggarkan beberapa peraturan ketat bagi penduduk wanita di negaranya. Beberapa peraturan yang dicabut antara lain, larangan perempuan untuk mengemudi, menonton bioskop, konser musik, hingga pertandingan di stadion.

Beberapa waktu lalu, pemerintah Saudi mengeluarkan sepuluh SIM bagi perempuan. SIM tersebut diberikan setelah para wanita menjalani tes mengemudi singkat dan melewati pemeriksaan mata yang diwajibkan Departemen Lalu Lintas Umum di Riyadh.

Sementara itu, 2.000 perempuan lain sedang menantikan pengumuman lulus mengemudi dari pemerintah.

Dekrit yang baru dikeluarkan ini tidak lepas dari usulan Pangeran Muhammad bin Salman, putra dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pangeran Muhammad mencoba mendobrak segala pakem yang selama ini berlaku untuk para perempuan.

Namun meski beberapa aturan sudah dilonggarkan, masih ada beberapa aturan yang belum dicabut dan tetap wajib dipatuhi oleh perempuan Saudi. Dilansir dari the Week, Datanglagi.com merangkum enam hal yang aturan tak boleh dilanggar oleh wanita Saudi, berikut ulasannya:

1. Membuat keputusan besar tanpa izin laki-laki

Perempuan Saudi masih harus tunduk pada sistem perwalian kerjaan. Wali ini sendiri biasanya seorang pria yakni ayah, saudara laki-laki, paman, atau suami si perempuan.

Para wali ini memegang kendali besar saat perempuan ingin membuat keputusan besar, mulai dari melakukan perjalanan, membuat paspor, menikah, bercerai, hingga menandatangani kontrak tertentu.

Meski tidak tertera dalam hukum tertulis, peraturan ini tetap harus dijalani oleh perempuan Saudi. Ironisnya, terkadang karena sistem perwalian tersebut, korban KDRT atau pelecehan seksual di Saudi tidak bisa memperoleh hak ganti rugi sebagaimana mestinya apabila tidak mendapat izin dari wali.

Saat ini, para aktivis hak asasi manusia sedang mencoba melakukan protes agar sistem perwalian bisa diubah. Sebab mereka menilai aturan ini merupakan penghalang signifikan dalam mewujudkan hak-hak perempuan.

2. Mengenakan pakaian atau dandanan untuk memamerkan kecantikan

Cara berpakaian perempuan Saudi telah diatur dalam interpretasi ketat yang sesuai dengan hukum Islam. Mayoritas perempuan mengenakan abaya, atau gamis panjang, dan jilbab dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ulama setempat juga menyerukan agar selain berpakaian sopan, para perempuan juga tidak boleh mengenakan aksesoris apapun dalam tubuhnya atau dandanan yang berlebihan.

3. Membatasi interaksi dengan laki-laki

Perempuan Saudi diharuskan untuk membatasi interaksi dengan laki-laki yang tidak ada hubungan saudara dengan mereka. Untuk mewujudkan aturan itu, mayoritas bangunan umum termasuk kantor, bank, hingga universitas memiliki tempat terpisah bagi perempuan dan laki-laki.

Selain itu di beberapa negara bagian, transportasi umum, pantai, taman hiburan juga memiliki tempat terpisah bagi perempuan dan laki-laki.

Interaksi yang melanggar hukum antara perempuan dan laki-laki akan menyebabkan tuduhan kriminal bagi kedua pihak.

4. Berenang di tempat umum

Para wanita Saudi tidak diizinkan menggunakan kolam renang umum dan bercampur dengan pria saat berenang. Mereka hanya bisa berenang di kolam renang pribadi, atau gym dan spa khusus perempuan.

Beberapa hotel di Saudi juga menerapkan aturan serupa. Para wanita juga dilarang melihat pria berpakaian renang di kolam renang umum.

5. Berkompetisi dengan bebas dalam ajang olahraga

Para wanita di Saudi tidak bisa bersaing secara bebas dalam ajang olahraga. Pada 2015 lalu, pemerintah mengusulkan agar negara menyelenggarakan sebuah olimpide tanpa ada atlet wanita di dalamnya.

Ketika Saudi mengirim atlet wanita ke olimpiade di London 2012 lalu, ulama setempat menyebut dua atlet tersebut sebagai pelacur.

6. Mencoba pakaian saat berbelanja

Para wanita Saudi dilarang keras mencopot abayanya dan mencoba pakaian yang baru saja dibelinya di ruang ganti pusat perbelanjaan.

Bahkan, para wanita Saudi juga tidak diperbolehkan membaca majalah mode yang tanpa sensor atau memasuki area pemakaman. [dan]

Situs Judi Online