Sign in

Sign up

  • Home
  • Politik
  • Di depan santri, Sudirman Said sebut Jateng bukan kandang banteng, tapi rumah bersama
Di depan santri, Sudirman Said sebut Jateng bukan kandang banteng, tapi rumah bersama

Di depan santri, Sudirman Said sebut Jateng bukan kandang banteng, tapi rumah bersama

By on May 20, 2018 0 26 Views

Datanglagi.com – Provinsi Jawa Tengah bukan milik salah satu golongan. Karena sudah menjadi rumah bersama, salah satunya rumah bagi para santri. Hal tersebut disampaikan calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said saat bersilaturahmi dengan pengurus dan para santri Pondok Pesantren Al-Falah, Songgom, Kabupaten Brebes pada Sabtu (19/5) malam.

“Saya ingin mengawali silaturahmi di sini dengan sebuah pertanyaan, apa betul Jateng ini kandang banteng? Karena faktanya, ternyata jumlah pesantrennya sangat banyak, ada 5800 pesantren, dimana-mana muncul simbol keagamaan,” katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (20/5).

Bersama calon Wakil Gubernur Ida Fauziyah, Sudirman Said menginginkan Jateng menjadi rumah santri. “Mari kita menggeser stigma, pandangan, bahwa Jateng bukan kandang banteng. Ini adalah rumah bersama, rumah orang beriman, rumah santri dan rumah orang beragama,” ujarnya.

Baca Juga : Sandiaga sebut elektabilitas Sudirman Said – Ida Fauziyah melesat

 

Ada beberapa alasan Ganjar memiliki harapan tersebut. Salah satunya, jika umat dan para santri masih terpinggirkan, hal tersebut tidak baik bagi pembangunan di Jateng.

“Ini kesempatan baik, suasana ini bisa diubah, selama umat masih terpinggirkan, tidak mengontrol kebijakan tidak mengontrol anggaran, tidak mengontrol policy keputusan, itu tidak baik,” jelas Menteri ESDM periode 2014-2016 tersebut.

sudirman-said-saat-bersilaturahmi-dengan-pengurus-dan-para-santri-pondok-pesantren-al-falah-001-wisnoe-moerti

“Saat ini, perhatian pada pendidikan Islam terbatas, sehingga, kalau memimpin Jateng, dengan ridho Allah SWT, kami berkomitmen untuk memfokuskan pembangunan Jateng pada pembangunan manusia, cerdas, sehat, berakhlak mulia, salah satunya lewat pesantren dan pendidikan Islam,” jelasnya.

Menurutnya, perkara pembangunan infrastruktur fisik bisa dilakukan belakangan. Karena yang utama adalah pembangunan manusia.

“Perkara semen, gorong-gorong jalan raya itu bisa dicapai belakangan, Kalau kita ngebut di urusan infrastruktur keras, tetapi manusianya bukan manusia berdaya, bukan manusia yang punya akhlak, keterampilan, maka pembangunan fisik sebesar apapun akan hancur, paparnya.

Sudirman Said menjanjikan tiga misi utama pembangunan Jateng. Yakni mengurangi kemiskinan menjadi 6 persen, menciptakan 5 juta lapangan kerja, dan membangun pemerintahan bersih.

“Salah satu yang menjadi problem kita saat ini adalah korupsi, tepat dikatakan di berbagai media, korupsi adalah urusan gawat kita, itu yang akan kita selesaikan, membangun pemerintahan bersih dari korupsi, sehingga saya meminta doa restu, terus berjuang menuju hari penting Rabu 27 Juni 2018,” ucapnya.

 

Summary
Di depan santri, Sudirman Said sebut Jateng bukan kandang banteng, tapi rumah bersama
Article Name
Di depan santri, Sudirman Said sebut Jateng bukan kandang banteng, tapi rumah bersama
Description
Provinsi Jawa Tengah bukan milik salah satu golongan. Karena sudah menjadi rumah bersama, salah satunya rumah bagi para santri. Hal tersebut disampaikan calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said saat bersilaturahmi dengan pengurus dan para santri Pondok Pesantren Al-Falah, Songgom, Kabupaten Brebes pada Sabtu (19/5) malam.
Author
Publisher Name
datanglagi.com
Publisher Logo

Leave a comment