Selamat Datang Di DatangLagi.com - Terima Kasih atas waktu dan kunjungan anda. | Apabila Website Kami Tidak Bisa Di Buka Dari Browser Anda Mohon Menggunakan Browser Lain Seperti Chrome, Operamini, Uc Browser Atau Lain-Lainnya | Tentu akan mendapat respon dan menguntungkan bagi Website yang berkomentar. Jangan lupa tinggalkan komentar dan pesannya ya..

Garuda Indonesia Tak Sudi Pramugarinya Dilecehkan Penumpang

poker online,

Datanglagi.com- Dua penumpang pesawat Garuda Indonesia harus membayar perbuatan tak terpujinya kepada seorang pramugari. Candaan tak senonoh kedua penumpang kepada sang pramugari harus berbuntut panjang.

Perbuatan tak senonoh ini terjadi pada penerbangan pesawat Garuda GA216 pada Rabu 25 Mei 2016. Keramahan sang pramugari yang menawarkan minuman justru mendapat balasan pelecehan dari dua orang penumpang.

Saat sang pramugari menawarkan minuman, salah seorang penumpang memesan susu. Kemudian penumpang sebelahnya menimpali dengan mengatakan susu kanan atau kiri yang diikuti dengan gelak tawa dari kedua penumpang.

Sang pramugari yang tak terima langsung memperkarakan guyonan tak pantas itu dengna melaporkannya ke Captain dan Flight Service Manager (FSM/purser) yang sedang bertugas.

Kabar kejadian memalukan ini juga dibenarkan VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar, yang dihubungi VIVA.co.id.

“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut karena bagaimanapun pramugari kami sedang menjalankan tugas profesionalnya di dalam pesawat. Pramugari kami sedang membagikan makanan daan minuman kepada penumpang dengan ramah. Tolong jangan artikan keramahan kami dengan sembarangan,” kata Benny.

Masih menurut Benny, sesaat setelah mendarat di Yogyakarya, penumpang yang bersangkutan langsung ditangani oleh petugas Avsec (aviation security – keamanan penerbangan yang ada di bandara) dan tim Garuda Indonesia di  Yogjakarta.

“Selama proses penyelesaian permasalahan, awak kabin didampingi Captain, FSM dan perwakilan Garuda Indonesia setempat. Untunglah kasusnya bisa terselesaikan dengan baik setelah penumpangnya mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Benny.