Sign in

Sign up

  • Home
  • Peristiwa
  • Remaja yang Tembak Mati 10 Orang di Texas Dikenal Pendiam
Remaja yang Tembak Mati 10 Orang di Texas Dikenal Pendiam

Remaja yang Tembak Mati 10 Orang di Texas Dikenal Pendiam

By on May 19, 2018 0 57 Views

Dimitrios Pagourtzis telah diidentifikasi sebagai pelaku penembakan brutal di SMA Santa Fe di Texas, Amerika Serikat. Remaja putra berumur 17 tahun yang menewaskan 10 orang itu, dikenal sebagai remaja pendiam.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan, remaja tersebut tidak pernah melakukan kriminal sebelumnya. “Sejauh tentang memiliki sejarah kriminal, dia tidak memilikinya. Dia cukup bersih,” ujar Abbott.

Keluarga Pagourtzis dikenal sebagai anggota jemaat yang aktif di Gereja Ortodoks Yunani di Galveston, Texas. Pendeta Stelios Sitaras di gereja tersebut mengatakan dirinya tak pernah mendengar Pagourtzis terlibat dalam masalah ataupun keributan. “Dia anak yang pendiam,” ujar pendeta tersebut seperti dilansir CNN, Sabtu (19/5/2018). “Anda tak akan pernah mengira dia akan melakukan hal seperti ini,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Valerie Martin, seorang guru di SMP Sante Fe, tempat Pagourtzis bersekolah dulu. Martin mengatakan dirinya tak pernah melihat tanda-tanda Pagourtzis akan melakukan tindakan sekeji itu.

 

Menurutnya, Pagourtzis merupakan murid yang cerdas, dan pernah ikut dalam kompetisi di sekolah tersebut untuk lomba sejarah nasional. “Dia pendiam, namun bukan pendiam dalam cara yang menyeramkan,” tutur perempuan tersebut.

Seorang teman Pagourtzis, Michael Farina (17) tak menyangka Pagourtzis akan melakukan penembakan brutal tersebut. Dikatakan Farina, dirinya sering bermain video games dengan Pagourtzis dan Pagourtzis tahu banyak hal tentang senjata api. Namun dia bukanlah anak yang suka mencari masalah.

“Saya tercengang. Kami tak mendapatkan peringatan apapun,” ujar Farina.

Kepolisian menyatakan, 10 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (18/5) pagi waktu setempat. Para korban tewas terdiri dari sembilan pelajar dan seorang guru. Dilaporkan bahwa dua orang dari 10 korban luka saat ini dalam kondisi kritis. Salah satu di antaranya adalah polisi.

Media lokal, Houston Chronicle melaporkan, selain membawa senjata api, Pagourtzis juga membawa bom-bom pipa dalam aksinya di SMA Santa Fe. Pagourtzis merupakan murid di sekolah tersebut.

Situs Judi Online
Leave a comment