Polisi deteksi lokasi pelaku penyebar hoax rush money di luar Jawa

polisi-deteksi-lokasi-pelaku-penyebar-hoax-rush-money-di-luar-jawa

Polisi deteksi lokasi pelaku penyebar hoax rush money di luar Jawa

Datanglagi.com

Kepolisian Republik Indonesia sudah mendeteksi keberadaan pihak yang diduga menyebar informasi dan kabar bohong atau hoax terkait penarikan dana besar-besaran di bank (rush money). Pelaku terdeteksi berada di luar pulau Jawa.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pelaku berada di salah satu kota di luar Pulau Jawa. Namun, Boy enggan menyebut secara detail lokasi yang dimaksud.

“Ada luar kota, di luar pulau Jawa. Nantilah kalau sudah matang lebih enak. Kalau enggak mereka takut dan pergi,” kata Boy di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/11).

Selain lokasi, polisi juga sudah mengetahui identitas pelaku penyebar isu rush money tersebut. Sebelum menangkap pelaku, polisi terus mematangkan hasil penyelidikan lebih dulu.

“Pelakunya sudah dapat juga. Cuma belum ada upaya paksa saja. Masih memantapkan hasil penyelidikan dulu,” ujarnya.

Boy mengakui pihak belum memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan kasus ini. Dikatakan mantan Kapolda Banten ini, penyelidikan masih tahap pemeriksaan digital forensik.

“Baru pemeriksaan digital forensik untuk pengumpulan bahan-bahan. Kan orangnya dicari, akunnya ada orangnya ada di mana kan begitu,” ucap Boy.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjamin situasi keamanan negara cukup baik. Pihaknya sudah menggelar rapat bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada Jumat (18/11) dan memastikan bahwa situasi negara dalam keadaan kondusif. Kalau ada aksi demonstrasi, dianggapnya hal biasa dan tidak perlu dikhawatirkan berlebihan.

Karena itu masyarakat diminta tak terprovokasi untuk melakukan penarikan uang secara besar-besaran di bank (rush money) seperti yang tersebar di media sosial.

“Gerakan ‘rush money’ adalah kabar tidak benar (hoax). Pelakunya ingin mengganggu stabilitas ekonomi negara agar terjadi kekacauan,” ujar Kapolri Tito di Surabaya, Sabtu (19/11).

Kapolri mengimbau masyarakat tidak terpengaruh ajakan itu. Kepolisian sudah mengantongi identitas penyebar ajakan rush money di media sosial. Saat ini pelaku tengah diburu. Namun Kapolri enggan membeberkan identitas pelaku.

“Saat ini jangan dulu lah. Nanti lari pelakunya. Kalau sudah tertangkap nanti pasti kami ungkap identitasnya,” kata Kapolri.

Related posts